Puskesmas Parang kembali lagi menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada hari Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, bertempat di Sirkuit Suryo Magetan, Kecamatan Parang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit. Kegiatan ini diikuti sebanyak 176 peserta yang terdiri atas wali murid, guru, serta peserta lainnya dari RA Parang. Seluruh peserta tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Parang.
Pada pelaksanaan CKG kali ini spesial karena turut dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati Magetan, yang memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis sebagai salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kehadiran Beliau menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Parang.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan sesuai standar Program Cek Kesehatan Gratis, disertai
konsultasi dan edukasi kesehatan oleh petugas Puskesmas Parang. Melalui pemeriksaan tersebut, diharapkan kondisi kesehatan peserta dapat diketahui sejak dini sehingga apabila ditemukan faktor risiko maupun gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti. Kepala Puskesmas Parang menyampaikan bahwa kegiatan CKG akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Parang. Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Puskesmas Parang berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pencegahan penyakit melalui deteksi dini.